Spotify Menawarkan Lowongan Pekerjaan bagi Barack Obama

Sebagai 'President of Playlist'

Oleh
Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama Janeb13

"Hey @BarackObama, saya dengar Anda tertarik bekerja di Spotify. Sudah melihat yang satu ini?" tulis pimpinan tertinggi layanan musik streaming raksasa, Spotify, Daniel Ek melalui akun twitter pribadinya @eldsjal.

Kicauan pada Senin (9/1) lalu itu disertai pula tautan menuju halaman lowongan pekerjaan di Spotify untuk posisi berjudul "President of Playlist".

Cuitan Daniel Ek tersebut tak lain adalah respon Spotify atas candaan Presiden ke-44 Amerika Serikat yang beberapa waktu lalu sempat terlihat tertarik bekerja untuk Spotify selepas meninggalkan Gedung Putih.

Uniknya, Spotify menanggapinya candaan itu dengan cukup niat, layaknya membuka sebuah lowongan pekerjaan untuk publik. Jabatan President of Playlist ini pun dilengkapi dengan deskripsi mendetail dan menggiring persepsi siapa saja yang membacanya kepada Barack Obama.

Deskripsi pekerjaan untuk Presiden of Playlist ini dibuka dengan paragraf pertama yang menyebutkan, "Di posisi ini Anda akan mengawasi proses kurasi musik kami dan tim playlist di kantor-kantor di seluruh dunia."

Sementara dalam deskripsi pekerjaan yang lebih detail, dituliskan bahwa kandidat harus memimpin editor playlist dan staf pendukung di Spotify dengan jiwa kepemimpinan kelas dunia.

Dia juga harus mampu menemukan ide-ide dalam menyusun playlist baru. Salah satu contohnya adalah playlist untuk pemanasan pidato kenegaraan tentang undang-undang layanan kesehatan yang didasarkan pada namanya. Hal ini merujuk pada layanan kesehatan Obamacare.

Di bagian "Siapakah Anda?" deskripsi pun semakin mengerucut kepada Obama. Di antaranya memiliki minimal delapan tahun pengalaman memimpin bangsa yang dianggap besar, memiliki pengalaman mengelola playlist di tingkat federal, dan memiliki hubungan baik dengan berbagai kalangan artis serta musisi.

"Pernah mengundang Kendrick Lamar dalam pesta ulang tahun Anda? Kami akan menyukainya!" jelas deskripsi tersebut.
Barack Obama sendiri sebelumnya diketahui memang pernah melempar candaan terkait pekerjaan di layanan streaming musik asal Swedia ini.

Menurut Natalia Brzezinski, istri mantan Duta Besar AS untuk Swedia, Obama pernah berkata kepada suaminya "Saya masih menunggu pekerjaan di Spotify. Karena Anda semua tahu, saya suka playlist," jelasnya.

Editor's Pick

Add a Comment