Produser Tony Visconti Mengenang Setahun Wafatnya David Bowie

Mengaku sudah melewati semua tahap berduka dalam 365 hari

Oleh
David Bowie Jimmy King

Kolaborator langganan David Bowie, Tony Visconti, mengenang setahun wafat rekannya lewat sebuah tulisan di Facebook, "Dia adalah legenda pada masa hidupnya dan akan terus menjadi legenda sampai kapan pun. Namun dia juga seorang teman. Saya merindukannya."

Visconti mengingat kembali pesan singkat yang ia terima jam dua pagi pada 10 Januari tahun lalu. Pesan yang terus "menghantuinya selama setahun." Baru saja bermain dengan bandnya Holy Holy, Visconti mengatakan bahwa waktu itu ia lekas tidur dan baru pada keesokan paginya ia benar-benar mencerna berita itu, ketika ia dibangunkan oleh teman-teman bandnya yang tidak mengetahui perjuangan Bowie melawan kanker.

"Melihat balik satu tahun ke belakang, saya menyadari bahwa saya sangat beruntung ada di antara teman-teman band ketika beritanya beredar," ujar Visconti. "Jika saya menerima kabar itu saat sendirian, saya akan benar-benar hancur." Malam itu, meski sudah mengetahui bahwa Bowie telah wafat, Holy Holy tetap tampil pada konser istimewa di Toronto "untuk sama-sama merayakan kehidupan teman kita tersayang (daripada berduka sendiri tak tahu arah—yang nantinya juga akan tetap dilakukan)."

"Saya sudah melewati semua tahap berduka dalam 365 hari, termasuk amarah. Tentu saja semangatnya tetap bersama kita. Betapa beruntung kita bisa hidup di masa yang sama dengannya. Kita pernah menyaksikannya, kita pernah mendengar nyanyian dan bicaranya, kita pernah memeluknya, kita pernah mengaguminya, dan kita terus mengingatnya setiap hari."

Visconti juga terlibat dalam pembuatan album terakhir Bowie, Blackstar, yang dirilis dua hari sebelum ia mengembuskan napas terakhirnya. Meski sedang sakit, Visconti berkata bahwa Bowie "sangat bersemangat dan kreatif" dalam setahun terakhir hidupnya.

"Membuat Blackstar bukanlah proses yang sembarangan, kami sadar tiap menit bahwa kami sedang membuat sesuatu yang bebannya mirip dengan membangun katedral gothic," kenang Visconti. "David sangat senang dan bergairah saat membuat The Next Day tapi pada pembuatan Blackstar ia lebih kuat dan positif serta menyembur dengan kreativitas." (rb/rn)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. Live Review: Mocca x Payung Teduh
  2. Payung Teduh Memperkenalkan Single Terbaru, "Di Atas Meja"
  3. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  4. JRX, Frau, Iksan Skuter Bakal Tampil di Acara Solidaritas Korban Penggusuran Kulon Progo
  5. Live Review: Elephant Kind X Rock N Roll Mafia

Add a Comment