Film 'Filosofi Kopi: Ben & Jody' Tayang Juli 2017

Sekuel 'Filosofi Kopi: The Movie' ini memperkenalkan dua pemeran baru, Luna Maya dan Nadine Alexandra

Oleh
Tim film 'Filosofi Kopi : Ben & Jody' saat jumpa pers di Jakarta. Mohammad Zaki

Sekuel Filosofi Kopi The Movie (2015), yang berjudul Filosofi Kopi : Ben & Jody kini tengah memasuki tahap produksi. Setelah sebelumnya mengajak penonton, menentukan jalan cerita melalui kompetisi #NgeracikCerita pada pertengahan tahun lalu, pada Kamis (5/1) ini Visinema Pictures, selaku rumah produksi menggelar jumpa pers terkait kelanjutan film ini.

Filosofi Kopi : Ben & Jody direncanakan tayang pada Juli 2017. Di sekuel ini mereka pun memperkenalkan dua tokoh baru yang akan muncul, menemani Chicco Jerikho sebagai Ben dan Rio Dewanto sebagai Jody.

Nama pertama yang diumumkan adalah Luna Maya. Aktis pemeran film Ruang (2006), Pesan dari Surga (2006), Asmara Dua Diana (2009), dan Killers (2014) ini nantinya akan berperan sebagai karakter baru bernama Tarra, rekan baru Ben dan Jody dalam menjalankan Filosofi Kopi.

Sementara nama kedua adalah Nadine Alexandra, yang sebelumnya dikenal sebagai Putri Indonesia 2010 dan membintangi film Slank Nggak Ada Matinya (2013) juga Bukaan 8 (2017). Di sini Nadine berperan sebagai Brie, barista baru yang berasal dari Melbourne.

"Prosesnya lumayan panjang untuk mencari mana yang cocok. Karena karakter Tarra ini, karakter yang diciptakan oleh Arman (salah satu pemenang #NgeracikCerita) sementara Brie diciptakan oleh Frischa (pemenang lainnya), jadi ada dua pemenang," ungkap Angga Sasongko, sutradara Filosofi Kopi : Ben & Jody.

"Waktu kami berdiskusi, sosok seperti apa yang menarik untuk menjadi Brie dan Tarra, kami merasa perlu karakter-karakter yang punya keunikan tersendiri, secara fisik dan kemampuan akting. Dan kami merasa itu ada di Luna dan Nadine," lanjut Angga.

Selain penambahan karakter, yang membedakan film ini dengan film yang pertama, menurut Angga terletak pada penggunaan konsep user generated movie pada penyusunan ide ceritanya. Peran penonton besar pada keseluruhan jalan cerita film ini.

Jika Filosofi Kopi The Movie (2015) mengadaptasi salah satu cerita pendek dari novel Filosofi Kopi karya Dewi Lestari, maka di film kali ini ide cerita dikembangkan dari kisah yang dibuat oleh Christian Armantyo (Arman) dan Frischa Aswarini (Frischa), dua pemenang kompetisi #NgeracikCerita .

Dari cerita tersebut kemudian dikembangkan menjadi skenario oleh Jenny Jusuf, yang juga menulis Filosofi Kopi: The Movie dan Irfan Ramli, penulis naskah film Cahaya dari Timur juga Surat dari Praha. Sementara itu Dewi "Dee" Lestari dan sutradara Angga Dwimas Sasongko berperan sebagai konsultan skenario untuk film kedua ini.

"Di film yang kedua ini, karakter-karakternya dihidupkan lagi, ceritanya digulirkan di luar yang ada di cerita pendek. Bakal banyak surprise baru sih. Bagaimana sih kelanjutan hidup setiap karakter setelah cerita yang diciptakan Dewi Lestari dan bagaimana mereka ketemu karakter-karakter baru," ungkap Angga.

Selain jumlah karakter yang lebih banyak, lokasi pengambilan gambar di film kedua juga bertambah dari film sebelumnya.
Mulai proses shooting sejak awal Januari ini, Filosofi Kopi : Ben & Jody akan mengambil lokasi di Jakarta, Bali, Yogyakarta, Makassar, dan Toraja.

"Kami baru masuk hari ketiga, masih ada sisa 20 hari syuting kedepan," tutur Anggia Kharisma, salah seorang produser film ini sekaligus istri Angga Sasongko.

Selain Anggia, terdapat Handoko Hendroyono dan Chicco Jerikho yang menjadi produser film ini. Bahkan kabarnya, sang pemeran Jody, Rio Dewanto turut ambil bagian sebagai produser juga di film kedua.

Editor's Pick

Add a Comment