Ozzy Osbourne

Sang Pangeran Kegelapan tentang akhir Black Sabbath, Adolf Hitler, menghabiskan waktu bersama anaknya, dan mengapa ia belum siap pensiun

Oleh
Ozzy Osbourne Dok. Black Sabbath

Tur Black Sabbath yang sedang berlangsung bernama The End, namun bagi Ozzy Osbourne rasanya seperti awal yang baru. Berlangsung sampai November di Amerika dan ditutup dengan konser di kota asal Sabbath, Birmingham (Inggris), pada Februari, tur ini menampilkan sejumlah pertunjukan terbaik Sabbath sejauh ini. "Tidak ada yang mabuk," kata Osbourne. "Biasanya saya benci tur. Sekarang malah menyenangkan." Kehidupan pribadi penyanyi ini hal lain lagi. Soal hubungannya dengan sang istri, Sharon, yang terguncang, Osbourne hanya bilang "Baik-baik saja". Namun beberapa waktu lalu ia juga mengumumkan bahwa ia menjalani terapi untuk ketergantungan pada seks. Kegiatan lain Osbourne adalah membintangi serial baru di History Channel, Ozzy & Jack"s World Detour. Di situ, ia dan Jack, anaknya, menjelajahi berbagai situs bersejarah.

Anda dan Jack mengunjungi antara lain Kuba, Grand Canyon, dan Stonehenge untuk serial baru. Mana yang jadi favorit?
Dakota Selatan. Kami pergi ke tempat yang menyimpan fosil dinosaurus. Pernah lihat fosil utuh seekor T-Rex? Kalau lihat di Jurassic Park, kita tak sadar bahwa mereka sangat besar.

Anda sempat menyentuh fosilnya?
Well, saya menyentuh penis saya sendiri. Itu juga tergolong fosil [tertawa].

Di 1982, Anda ditahan dengan dugaan buang air kecil di Alamo. Baru-baru ini Anda ke sana untuk konser. Sempat gugup saat kembali lagi?
Ya. Saya memperingatkan produsernya: "Kalau pergi ke Alamo, sesuatu akan terjadi." Saat kami sampai di sana, ada kerusuhan. [Ada kerumunan] dan keadaan mulai kacau. Menakutkan.

Saat di sana, Anda jadi tahu bahwa di 1980-an Anda ditahan karena mabuk, bukan buang air di tempat umum.
Tidak ada bedanya buat saya. Tetap saja saya ditahan.

Sejak The Osbournes, Jack sekarang jadi pria dewasa.
Ia laki-laki yang sangat berpikiran lurus. Ia ayah yang baik bagi anak-anaknya, suami yang hebat bagi istrinya.

Anda menggilai topik Perang Dunia II. Apa yang membuat Anda tertarik?
Saya lahir di 1948. Sebagai anak-anak di Inggris, saya sering bermain di tempat yang dulunya dihujani bom. Kengerian itu yang bikin saya tertarik.

Sejumlah band, seperti The Who, meluncurkan tur perpisahan tapi malah kembali berkarya beberapa tahun kemudian. Apa tur Black Sabbath yang sekarang benar-benar akhir band ini?
Yang pasti kami akan selesai di Birmingham. Setelah lima tahun kami tidak akan kembali dan bilang, "Karena keinginan publik…" Black Sabbath sudah berjalan sekian lama. Baik adanya kalau kami mengakhiri itu semua dengan manis.

Bill Ward, drummer asli Sabbath, tidak ikut tur yang sekarang. Anda berdua bersilang pendapat di pers setelah ia menyatakan ia tidak mendapatkan kontrak yang adil untuk reuni ini. Apa Anda akan meminta dia untuk bermain di konser terakhir?
Tidak tahu. Saya sedih Bill tidak pernah ikut. Setiap kali saya menghubunginya, saya diteriaki. Kalau kami bisa bekerja sama, bagus. Performa Tommy [Clufetos, drummer tur Black Sabbath] sejauh ini bagus sekali.

Tahun ini Anda menyelenggarakan kebangkitan Ozzfest di satu hari. Dulu banyak band muda yang main di situ kemudian berhasil naik daun. Siapa saja artis baru yang Anda suka?
Pembuka Black Sabbath sekarang: Rival Sons. Saya lihat mereka di sebuah acara penghargaan, dan saya bilang, "Sharon, mereka harus ikut tur." Mereka mengingatkan saya pada band tahun "70-an yang punya misi. Mereka akan sukses besar.

Banyak penyanyi rock, seperti Steven Tyler, mulai membuat album country. Kira-kira Anda…
[Memotong] Saya tidak akan, terima kasih. Saya pribadi merasa kita harus mengerjakan apa yang paling kita pahami. Saya tidak keberatan dengan country, namun Pangeran Kegelapan dengan topi koboi?

Anda pernah pensiun, di awal "90-an, dan tidak berhasil. Kenapa?
Dulu saya masih pergi keluar dan merusak tubuh saya. Sejak itu saya mulai menjaga diri. Saya tidak lagi minum. Tidak lagi mengonsumsi narkoba. Dan saya masih bersenang-senang di umur 67.

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. 20 Lagu Indonesia untuk Kaum Buruh
  2. [Exclusive] Emir Hermono Merilis Album '3 AM in Jakarta'
  3. Movie Review: Guardians of the Galaxy Vol. 2
  4. Stars and Rabbit Siap Menjalani Tur Konser Asia 2017
  5. Damon Albarn Bicara tentang Album Terbaru Gorillaz yang Penuh Bintang dan Masa Depan Blur

Add a Comment