Eka Kurniawan Memenangkan Penghargaan Internasional

Diberikan penghargaan untuk bukunya yang berjudul 'Man Tiger'

Oleh
Eka Kurniawan. Gramedia Pustaka Utama

Penulis novel Eka Kurniawan menggondol penghargaan utama untuk kategori literatur fiksi di FT/OppenheimerFunds Emerging Voices Awards. Ia menyingkirkan dua penulis Tiongkok, Yua Hua dan Yan Lianke yang terpilih sebagai juara kedua. Eka memenangkan hadiah senilai 40,000 dollar AS (sekitar Rp 517.800.000) untuk novelnya Man Tiger.

Novel Man Tiger dirilis dalam bahasa Inggris oleh Verso Books pada September 2015. Dalam setahun, novel ini telah dipuji oleh New York Times Book Review, New Republic, Huffington Post, Flavorwire dan banyak media besar lainnya. Di awal tahun, buku tersebut masuk pertimbangan untuk Man International Book Prize. Dalam Bahasa Indonesia, novel ini berjudul Lelaki Harimau dan terbit pertama kali pada 2004.

Selain Eka, pemenang lainnya adalah Gareth Nyandoro dari Zimbabwe untuk kategori seni rupa dan Clarissa Campolina dari Brazil untuk kategori film. Penghargaan yang tengah memasuki tahun kedua ini menerima hampir 800 karya untuk dilombakan. Panel juri terdiri dari Elif Shafak, Iwona Blazwick dan Mira Nair.

Menurut Financial Times mengenai novel Man Tiger, "Sangat mudah untuk melihat mengapa Eka disamakan dengan Gabriel Garcia Marquez dan digadang sebagai salah satu garda depan fiksi kontemporer Indonesia."

The FT/OppenheimerFunds Emerging Voices Awards berusaha memberikan apresiasi bagi bakat artistik luar biasa dalam tiga kategori yaitu literatur fiksi, pembuatan film dan seni di lebih dari 100 negara berkembang. The Financial Times dan OppenheimerFunds yang menggagas acara ini berusaha menyediakan platform untuk mendeteksi nama-nama baru yang di komunitas seni yang dianggap bisa memberikan perubahan bagi dunia.

The Emerging Voices Awards terbuka untuk setiap pemegang paspor di negara-negara berkembang sesuai dengan kategorinya. Bagi warga Afrika dan Timur Tengah meliputi lukisan, patung, instalasi, fotografi dan lainnya yang berhubungan dengan seni. Untuk kategori fiksi hanya bisa diikuti oleh warga Asia-Pasifik yang karyanya diterbitkan dalam bahasa Inggris. Sedangkan kategori film diperuntukkan bagi warga Amerika Latin dan Karibia.

Untuk dapat dinominasikan, sebuah buku mesti berisikan lebih dari 20.000 kata dan berupa novel. Penerbit di seluruh dunia diundang untuk memasukkan karya-karyanya. Setiap karya juga mesti untuk pertama kalinya dipublikasikan dalam bahasa Inggris dari jangka waktu 1 Januari 2015 sampai 31 Agustus 2016. Buku boleh diterbitkan dalam bentuk cetak maupun digital. Setiap penerbit hanya boleh mengirimkan tiga karya.

Editor's Pick

Add a Comment