Film ‘Surat Dari Praha’ Dikirim Untuk Seleksi Oscar

Akan bersaing dengan perwakilan 179 negara lainnya

Oleh

Film tentang eksil 1965 arahan Angga Dwimas Sasongko Surat Dari Praha resmi menjadi perwakilan Indonesia untuk memperebutkan nominasi Best Foreign Language Film di Academy Awards 2017. Film tersebut dipilih oleh Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI) dan menyisihkan tiga film lain yang juga dinominasikan.

Sejak 1987, PPFI memilih satu film Indonesia untuk mengikuti seleksi Oscar. Syarat utama, bahasa yang didominasi berbahasa negara tersebut. Tahun ini komite seleksi terdiri dari tiga belas profesional perfilman di antaranya adalah Reza Rahadian (aktor), Benni Setiawan (penulis skenario/sutradara), Arnold J. Limasnax (produser), HM Firman Bintang (produser), Musfar Yasin (penulis skenario), Manoj Punjabi (produser), Roy Lolang (director of photography), Sheila Timothy (produser), Thoersi Ageswara (music director), Yudi Datau (director of photography), dan Zairin Zain (produser).

Setelah diseleksi, film tersebut akan dikirim ke Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS). Lalu film bersaing dengan film dari 179 negara lainnya. Untuk kemudian dipilih hanya lima film untuk dinominasikan pada ajang Oscar.

Surat Dari Praha bercerita tentang Larasati (Julie Estelle) yang terpaksa memenuhi wasiat ibunya, Sulastri (Widyawati), untuk mengantarkan sebuah kotak dan sepucuk surat untuk Jaya (Tio Pakusadewo) di Praha. Di sana Larasati belajar tentang masa lalu kelam Jaya dan hubungan pria tersebut dengan ibunya. Angga Dwimas Sasongko mendedikasikan film ini untuk eksil 1965 yang tidak bisa kembali ke Indonesia karena terhalang peraturan di negaranya.

Kategori Best Foreign Language Film pertama kali diikutkan pada 1947. Film Italia Shoe-Shine menjadi pemenangnya. Sejak penghargaan ini ada, Italia meraih empat belas piala. Sedangkan film Asia total meraih enam penghargaan. Empat untuk Jepang, satu untuk Taiwan, dan satu untuk Iran. Indonesia belum pernah sama sekali dinominasikan.

.

Editor's Pick

Add a Comment