Perusahaan Singapura Membeli 49% Saham Rolling Stone

BandLab akan mengembangkan segi dunia pertunjukan, merchandise, dan perhotelan

Oleh
BandLab

Setelah berdiri selama 49 tahun sebagai majalah musik dan budaya populer ternama di dunia, Rolling Stone untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan menjual saham kepada pihak luar. Saham sebesar 49 persen milik majalah yang didirikan oleh Jann S. Wenner dan Ralph J. Gleason ini dipastikan telah dibeli oleh perusahaan aplikasi berbasis musik dan media sosial asal Singapura, BandLab.

Melalui rilis pers, BandLab mengungkapkan bahwa mereka akan berusaha memperluas bisnis usaha Rolling Stone di pasar dan mendorong merek tersebut lebih berkembang. Perusahaan yang beberapa waktu lalu juga telah mengakuisisi Composr, ini tidak akan terlibat dalam sisi editorial, tetapi mereka akan mengembangkan Rolling Stone dalam segi dunia pertunjukan, merchandise, dan perhotelan.

"Pengaruh Rolling Stone terhadap budaya selama ini sudah tidak terukur dan saya benar-benar merasa terhormat bisa bergabung dengan tim ini untuk fase perjalanan berikutnya. Saya berharap bisa bekerja sama dengan Gus [Wenner] untuk membawa merek ini jauh ke depan dan menjadikannya sebuah potensi global," ujar CEO dan salah satu pendiri BandLab, Meng Kuok yang berusia 28 tahun.

Sedangkan Gus Wenner, anak ketiga dari Jann Wenner yang menjabat Head of Digital di Wenner Media mengatakan bahwa ia sangat senang bisa menemukan rekan yang hebat agar Rolling Stone bisa melakukan ekspansi secara global.

"Kami melihat kesempatan yang besar untuk mengembangkan merek ini ke pasar dan bidang usaha yang baru," tutur Gus yang kini berusia 26 tahun.

Selain BandLab dan Rolling Stone, Meng Kuok juga sempat melakukan akuisisi terhadap perusahaan lain yang bergerak di bidang musik yaitu Swee Lee Music. Ia telah mengubah model bisnis ritel dan grosir toko musik berusia 70 tahun tersebut menjadi salah satu layanan musik terpadu terkemuka di Asia Tenggara.

Sementara itu Rolling Stone sejak pertama kali berdiri, saat ini telah mencapai pembaca secara global sebesar 65 juta orang dan memiliki hampir 18 juta pengikut di berbagai media sosial. Selain Indonesia, Rolling Stone juga telah merilis berbagai edisi internasional di sebelasa negara lainnya, yaitu Australia, Argentina, Brasil, Kolombia, Perancis, Jerman, India, Italia, Jepang, Meksiko, dan Rusia.

Editor's Pick

Add a Comment