25 Peristiwa Penting Sepanjang Juli 2016

Berbagai peristiwa signifikan yang terjadi selama Juli 2016 terangkum dalam daftar ini

Oleh

Memasuki pertengahan 2016, dunia musik dan film Indonesia maupun internasional menyisakan banyak kisah. Mulai dari yang menyedihkan sampai menyenangkan. Semuanya memberikan warna tersendiri bagi industri kreatif Indonesia. Dimulai dengan kembalinya band legendaris Godbless yang sedang merancang album baru, diikuti legenda lainnya Iwan Fals yang membuat lagu tema untuk film Sabtu Bersama Bapak.

Dari dunia film, Rudy Habibie menjadi film Lebaran tersukses dengan berhasil mendatangkan penonton sebanyak hampir dua juta. Kabar lainnya datang dari film tentang Wiji Thukul Istirahatlah Kata-Kata yang akan diputar perdana di Locarno International Film Festival 2016. Film Nicholas Saputra Interchange juga mendapatkan kesempatan tampil di festival tersebut. Sedangkan, film independen Andalusia mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan filmnya di ajang Networking Asian Fantastic Films 2016.

Bagi penggemar nostalgia, album-album pop punk lokal rilisan My Own Deck kini dapat didengarkan secara digital melalui halaman bandcamp label asal Bandung itu. Untuk yang mempunyai selera berbeda, band rock n roll Bandempo juga mengumumkan perilisan vinil album pertama. Album-album yang dirilis pada bulan Juli 2016 cukup variatif, dari proyek solo Coki Bollemeyer bernama Sunyotok, album tribut untuk Efek Rumah Kaca sampai album soundtrack Ini Kisah Tiga Dara.

Bulan Juli 2016 ditutup dengan kabar duka. Berpulangnya alumni Indonesia Idol musim kedua Mike Mohede karena serangan jantung mendadak menyisakan luka mendalam bagi fans, teman, keluarga dan dunia musik Indonesia secara keseluruhan.

Segala yang terjadi selama Juli 2016 kami ingat kembali, pilih dan sajikan lagi melalui daftar berikut ini:

1) Pengumuman Album Terbaru Godbless

Grup rock legendaris Indonesia, Godbless, terakhir merilis album pada 2007 lalu. Kala itu, mereka merilis album 36th di bawah naungan label rekaman Nagaswara dan Kharisma Jaya Mentari. Memasuki usia ke-43 tahun, band yang saat ini diperkuat oleh vokalis Ahmad Albar, gitaris Ian Antono, bassist Donny Fattah Gagola, keyboardist Abadi Soesman, dan penggebuk drum Fajar Satritama ini mengabarkan siap merilis album terbaru mereka pada tahun ini.

Dalam jumpa pers yang diadakan pada Kamis (30/6) lalu di Jakarta, Godbless menjelaskan bahwa satu pekan terakhir sudah mulai masuk ke dalam studio rekaman. Ahmad Albar mengatakan album ketujuh Godbless nantinya akan berisi dua belas lagu dengan komposisi sembilan lagu lama dan tiga lagu baru. Lagu-lagu baru itu dijelaskan Godbless akan memiliki tema sosial.

2) Vokalis Barasuara Produseri Album Terbaru Superglad

Iga Masardi

Vokalis sekaligus gitaris Barasuara, Iga Massardi, belakangan ini tengah dilibatkan dalam proses pembuatan album terbaru sekaligus kedelapan dari kuartet rock ibu kota, Superglad. Lewat akun Instagram pribadi milik Iga, belum lama ini dirinya membeberkan apa yang ia tengah kerjakan bersama Buluk (vokal), Giox (bas), Dadi (gitar), dan Akbar (drum) dari Superglad.

"Mendapat kesempatan untuk memproduseri Superglad dalam album terbarunya. Di album mereka yang baru, Superglad mengajak beberapa orang produser untuk mengerjakan lagu mereka," tulis Iga dengan menambahkan bahwa ia akan hanya memproduseri satu lagu untuk Superglad.

Rencananya, lagu tersebut akan menjadi bagian dari album terbaru sekaligus kedelapan Superglad yang hingga saat ini belum diketahui judulnya.

3) Iwan Fals Mengisi Soundtrack 'Sabtu Bersama Bapak'

Musisi legendaris Indonesia, Iwan Fals, terlibat dalam film drama keluarga bertajuk Sabtu Bersama Bapak. Ia mengisi soundtrack film hasil adaptasi dari novel berjudul sama karya Adhitya Mulya itu dengan salah satu lagu lawas miliknya yang berasal dari album Orang Gila (1994), "Lagu Cinta". Film yang telah tayang sejak 5 Juli silam ini menurut Iwan bisa menjadi hiburan yang bermanfaat bagi keluarga karena memiliki pesan moral. Ia mengatakan, "Saya berharap film ini akan ditonton oleh banyak orang. Dan penonton film Sabtu Bersama Bapak juga bisa membawa pesan yang baik di dalam film ini."

4) 'Rudy Habibie' Sukses Raup Jutaan Penonton

Berjarak dua belas hari penayangan atau pada 30 Juni lalu, Rudy Habibie, film yang merupakan prekuel dari Habibie & Ainun tersebut kini telah sukses meraup 1.010.000 penonton. Raihan jumlah penonton Rudy Habibie menjadi nilai positif tambahan dalam performa industri film Indonesia di 2016. Bukan tanpa alasan karena Rudy Habibie menjadi film Indonesia kelima yang menembus angka lebih dari satu juta penonton yang rilis pada tahun ini. Hingga daftar ini dibuat, film tersebut saat ini telah ditonton oleh 1.974.140 orang.

5) Demam Pokemon GO Melanda Dunia

Demam Pokemon Go telah mewabah di sebagian kalangan masyarakat dunia. Sebuah aplikasi permainan yang memadukan dunia nyata dan virtual ini, memungkinkan para pemainnya seakan-akan berada dalam dunia Pokemon. Dengan memanfaatkan teknologi GPS, peta digital dalam Pokemon Go akan memberikan informasi mengenai keberadaan Pokemon dalam dunia nyata, dan para pemain harus berkelana di dunia nyata untuk bisa mendapatkannya.

Di Amerika Serikat, seperti dilansir Similar Web, sebanyak 5,16 % pengguna Android di sana telah memasang Pokemon Go dalam gawainya, mengalahkan popularitas Tinder. Selain itu, 60 % dari pengunduh aplikasi ini, menggunakannya secara rutin setiap hari. Artinya, sebanyak 3% populasi pengguna Android di Amerika Serikat adalah pengguna aktif Pokemon Go.

6) Bottlesmoker Rilis Album Pendek Terbaru

Duo elektronik pop asal Bandung, Bottlesmoker, telah merilis album pendek terbaru yang diberi tajuk Polarity pada Kamis (14/7) lalu. Tanggal perilisan Polarity tersebut bertepatan dengan perayaan Netlabel Day. Album pendek pertama Bottlesmoker tersebut dirilis via Ripstore Asia dan dan diunduh secara bebas.

"Netlabel Day kami rayakan masih dengan cara merilis karya baru, tahun ini kami akan merilis EP dan dirasa penting jika kami rilis bertepatan dengan Netlabel Day 2016 ini," ungkap salah satu personel Bottlesmoker, Anggung Suherman, lewat siaran pers.

7) My Own Deck Rilis Album Pop Punk Lama

Label pop punk veteran asal Bandung, My Own Deck merilis ulang katalog lama yang meliputi rilisan dari Sendal Jepit sampai The Marmars dalam bentuk digital. Berbagai album diunggah ke situs bandcamp My Own Deck dan bisa didengarkan dengan gratis. Dalam biografi dijelaskan bahwa untuk sekarang mereka hanya memberikan lagu-lagu lama dari band pop punk rilisan mereka yang sudah sulit ditemukan kaset maupun CD orisinalnya.

8) Film Wiji Thukul akan Tayang Perdana di Swiss

Film yang mengangkat kisah kehidupan aktivis juga sastrawan Wiji Thukul, Istirahatlah Kata-Kata akan tayang perdana di Swiss di ajang Locarno International Film Festival 2016. Film ini akan berkompetisi dalam secsion Concorso Cineasti del presente, ajang bagi pembuat film dari berbagai belahan dunia yang terpilih berkompetisi untuk film pertama atau keduanya. Locarno International Film Festival ke-69 yang diselenggarakan pada tanggal 3 hingga 13 Agustus 2016.

9) Film Terbaru Nicholas Saputra Ditayangkan di Locarno International Film Festival 2016

Film produksi kerja sama antara Malaysia dan Indonesia, Interchange, akan melakukan penayangan perdana di Locarno International Film Festival ke-69 di Swiss. Film bertemakan thriller supranatural ini dibintangi oleh Nicholas Saputra, Prisia Nasution, dan Iedil Putra. Film ini merupakan film ketiga Dain Iskandar Said, sutradara asal Malaysia.

10) Album Bandempo Dirilis Ulang dalam Format Vinil

Sampul album debut Bandempo.

Salah satu grup rock n roll kebanggaan Institut Kesenian Jakarta, Bandempo, akan merilis ulang album perdananya dalam format vinil. Sebelumnya, album perdana Bandempo—yang bertajuk sama dengan nama band—hanya dirilis dalam format kaset dan CD.

Pengumuman tentang rilis ulang Bandempo turut disampaikan oleh label yang bertanggungjawab dalam merilisnya kembali, Elevation Records. Melalui akun Soundcloud, pihak label juga sempat mengunggah cuplikan dari setiap lagu di dalam album yang telah melalui proses remaster.

11) 70 Tahun Achmad Albar

Ahmad Albar.

Ahmad Albar merayakan ulang tahunnya yang ke-70. Pada usianya yang cenderung senja, sang legenda justru tengah bersiap menggarap album terbaru dari band yang telah diperkuatnya selama lebih dari 40 tahun, Godbless.

Bersama dengan Godbless, Albar telah merilis delapan album (beberapa di antaranya kompilasi lagu terbaik). Sepanjang kariernya, Albar juga pernah menjalankan proyek solo, proyek bersama Ucok Harahap (AKA) bernama Duo Kribo, serta membintangi beberapa film.

12) Album 'Tribute to Efek Rumah Kaca' dirilis

Efek Rumah Kaca.

Album kompilasi berisikan kumpulan lagu-lagu Efek Rumah Kaca yang dinyanyikan oleh artis-artis lain dirilis dengan tajuk Tribute to Efek Rumah Kaca. Album tersebut didistribusikan gratis secara daring melalui layanan distribusi konten digital bernama Ripstore Asia.

Tribute to Efek Rumah Kaca melibatkan 14 musisi yang dipilih oleh beberapa kurator. Pihak Ripstore Asia menyatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan bahwa album tersebut dirilis dalam format fisik di masa yang akan datang.

13) Endank Soekamti Umumkan Drummer Pengganti

Endank Soekamti terkini: Erix dan Dory Soekamti.

Endank Soekamti mengumumkan drummer tamu yang bertugas untuk mengisi kekosongan pada posisi tersebut. Drummer tamu tersebut diberi julukan The Super SAS—akronim dari Save Ari Soekamti.

Pihak band sengaja untuk tidak mengumumkan nama asli dari sang drummer tamu karena merasa bahwa mantan drummer Endank Soekamti, Ari Soekamti, tidak tergantikan. The Super SAS diketahui sebagai seorang musisi bernama Tony Saputro yang juga merupakan drummer pengiring untuk Sherina Munaf, Vidi Aldiano, Pongky Barata, dan artis lainnya.

14) Film Horor Indonesia Terpilih di Networking Asian Fantastic Films 2016

Rumah produksi film horor berbasis kolektif-komunitas, Silentia Series, mengumumkan terpilihnya film bertajuk Andalusia sebagai It Project 2016 Official Selection di Networking Asian Fantastic Films (NAFF) di Korea Selatan. Andalusia adalah sebuah film tentang seorang gadis yang trauma akibat tragedi bunuh diri teman baiknya. Ia kemudian mengikuti petunjuk yang ditinggalkan oleh hantu teman baiknya untuk kemudian menghentikan kutukan yang akan membahayakan seisi sekolah.

Film Andalusia adalah satu-satunya film Indonesia dari total enam belas film yang terpilih untuk mengikuti It Project tahun ini. Pada gelaran tersebut, para penggarap Andalusia berkesempatan untuk menerima investasi serta bantuan produksi.

15) Joe Taslim Ungkap Peran di 'Star Trek Beyond'

Joe Taslim

Setelah bungkam selama lebih kurang satu tahun, Joe Taslim akhirnya membeberkan peran yang ia lakoni dalam film fiksi ilmiah Star Trek Beyond. Lewat akun Instagram miliknya, Joe mengunggah sebuah foto yang menampilkan karakter bernama Manas. Karakter Manas memiliki rupa layaknya seperti alien yang kejam. Dalam beberapa potongan adegan di trailer-nya, Manas nampak memiliki satu ras yang sama dengan karakter Krall (Idris Elba) dan Jaylah (Sofia Boutella).

Keterlibatan Joe dalam Star Trek Beyond menambah daftar positif bagi para lulusan aktor The Raid. Sebelumnya pada akhir 2015 kemarin, tiga aktor The Raid lainnya yaitu Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Cecep Arif Rahman berperan di film fiksi ilmiah populer lainnya yaitu Star Wars: The Force Awakens.

16) Album soundtrack 'Ini Kisah Tiga Dara' Dirilis

Album Music and Songs from the Film Ini Kisah Tiga Dara diluncurkan pada 20 Juli 2016. Rilisan ini tersedia secara eksklusif di iTunes lalu kemudian CD dan beserta toko musik digital lainnya pada 11 Agustus 2016. Soundtrack diisi dengan musik yang diaransemen oleh Aghi Narottama dan Bemby Gusti, untuk konsep lirik selain Nia Dinata, sebagai sutradara film terlibat pula Lucky Kuswandi, Ioannis Papadimitiriou, dan Reuben Elishama. Lagu dari film aslinya "Tiga Dara dan Senandung Lagu Lama" milik Syaiful Bahri dibawakan ulang dengan gaya yang berbeda. Selain tiga pemeran utama, Reuben Elishama, Rio Dewanto, Joko Anwar, dan Titiek Puspa turut bernyanyi di album ini.

Berisikan 12 lagu dengan citra energik, balada, pop, dalam kemasan kontemporer dihadirkan sebagai representasi jaman. Bukan hanya sebagai rekayasa dan lembaran sejarah, imaji dan rasio sebenarnya saling mendukung. Lagu "Semesta Punya Cara" yang dinyanyikan oleh Reuben menjadi single andalan.

17) Festival Film Indonesia Mengenalkan Konsep Baru

Ade Kusumaningrum, Arya Ibrahim, Lukman Sardi, Kemala Atmojo, Maman Wijaya, Olga Lydia, Robby Ertanto

Festival Film Indonesia (FFI), ajang penghargaan tertinggi dalam perfilman Indonesia, siap dilaksanakan kembali tahun ini pada November 2016. Tahun ini FFI mengenalkan beberapa hal baru. Pertama, susunan panitia dengan Lukman Sardi sebagai ketuanya. Kedua, sistem penjurian yang lebih modern. Ketiga, kategori baru dalam nominasi. Mengawali seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatan FFI 2016 adalah peluncuran FFI 2016 yang akan diadakan bersamaan dengan pemutaran perdana film klasik Tiga Dara (1956), hasil restorasi dalam format 4K Digital.

Tahun ini ada lima jenis kompetisi yang dijalankan oleh FFI, yaitu Film Bioskop, Film Pendek, Film Animasi Pendek, Film Dokumenter Panjang, dan Film Dokumenter Pendek. Khusus untuk Film Pendek, Film Animasi dan Film Dokumenter akan ada komite juri yang terdiri dari minimal lima orang. Untuk tahun ini, FFI menambah pula kategori nominasi yaitu Soundtrack Terbaik. Satu kategori lagi, Film ASEAN Terbaik masih dipertimbangkan..

18) Sunyotok Rilis Album Debut

Christopher Bollemeyer memperkenalkan proyek musik terbarunya, Sunyotok.

Christopher Bollemeyer, gitaris NTRL dan unit punk rock Black Teeth, resmi melepas album debut solo miliknya melalui pesta peluncuran yang diadakan pada Jumat (22/7) lalu di Jakarta. Album berjudul Sunyotok by Coki Bollemeyer dirilis dengan nama Sunyotok, proyek musik terbarunya yang mengusung ragam musik jazz/rock progresif. Sunyotok adalah proyek musik impiannya yang sudah tercetus sejak 1997 silam. Pemilihan nama Sunyotok sebagai nama proyek musik diceritakan Coki karena terinspirasi dari seniman serba bisa Gatot Sunyoto.

Dalam pesta peluncuran Sunyotok by Coki Bollemeyer, Coki membawakan lagu-lagu yang ada di dalam album tersebut, seperti "Herbs", single perdana "Negative", "Rainy Season", dan lagu yang terinspirasi dari eksplorasi bercinta, "Whipcream". Ia saat beraksi di atas panggung ditemani olehbassist Jerry, pemain synth dan keyboard Aria Prayogi, serta Riyandi Andaputra, drummer pengganti Mario yang berhalangan hadir.

19) Selena Gomez Gelar Konser di Indonesia

Untuk pertama kalinya penyanyi Selena Gomez melangsungkan konser di Indonesia.

Penyanyi pop R&B ternama, Selena Gomez, untuk pertama kalinya tampil di hadapan para penggemar Indonesia lewat sebuah konser bertajuk Selena Gomez Revival Tour. Konser Gomez yang dipromotori oleh Live Nation Indonesia ini, diselenggarakan di Indonesia Convention Center (ICE), BSD, Tangerang pada 23 Juli lalu. Sesuai dengan judulnya tur konser Gomez kali ini merupakan salah satu kegiatan dalam mempromosikan album terbarunya berjudul Revival – memiliki beberapa single berjudul "Good for You", "Hand to Myself" dan "Kill Em With Kindness".

20) Musisi Indonesia Bersaing di Anugerah Planet Muzik 2016

Nominee Anugerah Planet Muzik 2016.

Anugerah penghargaan musik bagi musisi dari Asia Tenggara, Anugerah Planet Muzik telah mengumumkan daftar nominasi tahun ini. Adapun para musisi tanah air yang masuk ke dalam beberapa kategori seperti Isyana Sarasvati, Raisa, Tulus, Afgan, Cakra Khan, Kunto Aji, Rizky Febian, Musikimia, Agnez Mo, Barasuara, Armand Maulana, Glenn Fredly, Once Mekel, Ridho Rhoma & Fazura, Geisha & Iwan Fals, NOAH & Iwan Fals, serta Wizzy & Sandhy Sondoro. Acara puncak Anugerah Planet Muzik 2016 akan diselenggarakan pada 30 September mendatang di Mediacorp, 1 Stars Avenue, Singapura.



Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. Live Review: Mocca x Payung Teduh
  3. Live Review: Elephant Kind X Rock N Roll Mafia
  4. Mundur dari Payung Teduh, Is: “Saya Enggak Egois”
  5. Perpaduan Gairah Musik dan Skateboard di Volcom: Road to Cakrawala

Editor's Pick

Add a Comment