Festival Film Indonesia 2016 Mengenalkan Konsep Baru

Mulai dari panitia sampai sistem penjurian terbaru

Oleh
Ade Kusumaningrum, Arya Ibrahim, Lukman Sardi, Kemala Atmojo, Maman Wijaya, Olga Lydia, Robby Ertanto Ivan Makhsara

Festival Film Indonesia (FFI), ajang penghargaan tertinggi dalam perfilman Indonesia, siap dilaksanakan kembali tahun ini. Penghargaan Piala Citra, lambang supremasi untuk film dan insan perfilman terbaik setiap tahunnya, akan dianugerahkan pada puncak malam penghargaan FFI pada November 2016.

Tahun ini FFI mengenalkan beberapa hal baru. Pertama, susunan panitia dengan Lukman Sardi sebagai ketuanya. Kedua, sistem penjurian yang lebih modern. Ketiga, kategori baru dalam nominasi. Mengawali seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatan FFI 20166 adalah peluncuran FFI 2016 yang akan diadakan bersamaan dengan pemutaran perdana film klasik Tiga Dara (1956), hasil restorasi dalam format 4K Digital.

Dalam FFI 2016, Lukman Sardi duduk dalam kepanitiaan FFI bersama Robby Ertanto yang berperan sebagai Wakil Ketua Pelaksana, Olga Lydia sebagai Ketua Bidang Penjurian, Reza Rahadian sebagai Ketua Bidang Acara, Ade Kusumaningrum sebagai Ketua Bidang Humas, dan Wulan Guritno sebagai Ketua Bidang Sponsor dan Event.

Tahun ini ada lima jenis kompetisi yang dijalankan oleh FFI, yaitu Film Bioskop, Film Pendek, Film Animasi Pendek, Film Dokumenter Panjang, dan Film Dokumenter Pendek. Khusus untuk Film Pendek, Film Animasi dan Film Dokumenter akan ada komite juri yang terdiri dari minimal lima orang.

Sedangkan untuk Film Bioskop, sistem penjurian tahun ini mengalami perubahan signifikan. Tahun ini FFI bekerja sama dengan empat puluh asosiasi profesi film untuk membuat short list nominasi kategori yang sesuai dengan asosiasi terkait. Film yang tak tersedia di bioskop akan ditayangkan secara online dengan akses khusus bagi setiap anggota asosiasi. Setelahnya seratus juri yang ditunjuk panitia akan mengerucutkan pilihan untuk dimasukkan menjadi nominasi. Daftar nominasi FFI 2016 sendiri direncanakan diumumkan pada Oktober 2016.

Untuk tahun ini, FFI menambah pula kategori nominasi yaitu Soundtrack Terbaik. Satu kategori lagi, Film ASEAN Terbaik masih dipertimbangkan. "Kita ingin menambah jangkauan FFI dengan membuat satu kategori khusus Film ASEAN Terbaik, tapi sekarang sedang dalam proses penggodokan. Kalau tidak tahun ini, mungkin tahun depan dijalankan." ujar Lukman Sardi dalam konferesi pers yang diadakan Kamis Sore (21/7) di Kembang Goela, Sudirman, Jakarta.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini FFI akan diselenggarakan di Teater Besar Taman Ismail Marzuki pada tanggal yang hingga kini belum ditentukan. Jay Subiakto didaulat menjadi art director dan Inet Leimena sebagai show director. Tahun ini juga tidak ada roadshow yang menyertai pra-acara Festival Film Indonesia.

Editor's Pick

Add a Comment