Drummer Endank Soekamti Mundur dari Band

Ari Dwi Hamzah telah memperkuat band pop punk tersebut selama 15 tahun lamanya

Oleh
Ari Dwi Hamzah. Facebook/Endank Soekamti

Unit pop punk asal Yogyakarta, Endank Soekamti, dipastikan telah ditinggal mundur oleh drummer mereka, Ari Dwi Hamzah atau yang lebih dikenal sebagai Ari Soekamti. Melalui akun media sosial Path miliknya pada Kamis (23/6) pagi, Ari mengungkapkan keputusannya untuk meninggalkan band yang telah ia bentuk bersama Erix Soekamti sejak lebih dari lima belas tahun yang lalu.

"Bismillahirrohmanirrohim, dear all my beloved friends, terhitung mulai tadi malam tanggal 22 Juni 2016 saya resmi mengundurkan diri dari Endank Soekamti. Terima kasih untuk perjalanan yang luar biasa selama hampir 16 tahun ini. Matur nuwun," tulis Ari.

Ketika dihubungi Rolling Stone melalui WhatsApp, Erix Soekamti selaku pentolan grup tersebut membenarkan kabar mundurnya Ari dari Endank Soekamti. Ia mengungkapkan sudah berusaha membujuk sahabatnya tersebut untuk tetap tinggal tetapi pilihannya tersebut sudah diputuskan.

"Benar. Ini kami semuanya lagi kumpul saling memberi semangat. Kami semua sudah berusaha memperjuangkan beliau tapi memang sudah menjadi pilihan," jelas Erix.

"Kursinya Ari nggak akan kami gantikan. Set drumnya masih kami jaga. Sampai kapan pun kami berusaha untuk Ari bisa kembali. Monggo (silakan) kapanpun mas Ari mau kembali, kami akan senang hati memeluknya kembali seperti biasanya," imbuh Erix lagi.

Ketika ditanya alasan mundurnya Ari dari Endank Soekamti tersebut, Erix singkat saja menjawab: "Aku ora iso njelaske (aku nggak bisa menjelaskan). Keputusannya beliau."

Bersama Erix, Fendy, Tony S dan Ulog, Ari membentuk Endank Soekamti pada 1 Januari 2001 silam. Ia kemudian berkarya bersama trio pop punk Indonesia paling kreatif tersebut untuk meluncurkan tujuh album: Kelas 1 (2003), Pejantan Tambun (2004), Sssttt…!!! (2007), Soekamti.com (2010), Angka 8 (2012), Kolaborasoe (2014), dan yang paling terbaru, Soekamti Day (2016).

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. Live Review: Mocca x Payung Teduh
  3. Mundur dari Payung Teduh, Is: “Saya Enggak Egois”
  4. Live Review: Elephant Kind X Rock N Roll Mafia
  5. Perpaduan Gairah Musik dan Skateboard di Volcom: Road to Cakrawala

Add a Comment