Kisah Para Builder yang Mendunia di Kustomfest 2015

Sekilas profil para builder kelas dunia yang hadir di ajang kostum kulture tahunan di Yogyakarta.

Oleh
Yaniv Evan. Facebook/Yaniv Evan

Dunia custom bike yang terus berkembang, tak ayal merupakan pengaruh dari berbagai pelaku industri otomotif. Salah satunya para custom bike builder ini. Berikut merupakan profil para builder ternama di dunia yang turut meramaikan Kustomfest 2015, baik yang berasal dari Indonesia maupun mancanegara.

Yaniv Evan – Powerplant Motorcycles

Powerplant Motorcycles didirikan tahun 2002 oleh Yaniv Evan, seorang custom bike builder yang tinggal di Hollywood, California. Bermula dari sebuah garasi yang kemudian melahirkan berbagai hal dengan unsur handmade, unik, hingga sentuhan vintage eksklusif pada motor yang diciptakannya, hanya untuk orang yang memahami kontekstual motor secara cerdas. Yaniv selalu berusaha memperoleh inspirasi dan kecintaannya terhadap dunia balap, industri penerbangan, Hot Rod, motor klasik, dan tentunya semua dirangkum dalam desain yang menjadi ciri khas Powerplant Motorcycles. Dan dengan semua konsep tersebut, brand Powerplant Motorcycles dilahirkan.

Shige Suganuma - Mooneyes
Awalnya, perusahaan pembuat aksesori motor dan mobil custom ini didirikan oleh sosok legendaris, Dean Moon di era 1950an. Shige mulai mengambil alih perusahaan ini dan meneruskan tradisi yang terus menerus dibangun sampai sekarang. Mulanya, Shige menjual komponen kendaraan sebagai bisnis sampingan dengan menjadi dealer Moon di Jepang. Shige mulai menekuni bisnis ini secara serius karena banyak dari pelanggan Mooneyes menyukai desain mobil custom dan hot rod buatannya.

Kaichiroh Kurosu – Cherry"s Company
Kaichiroh Kurosu merupakan builder asal Jepang yang kini tengah naik daun namanya di dunia custom bike. Beliau berhasil memikat para penggiat industri sepeda motor hingga ke Eropa. Kaichiroh terpilih dari empat builder Jepang yang diberikan kepercayaan oleh pabrikan BMW untuk menuangkan ide dan improvisasinya pada sosok R9T dengan gaya khas Cherry"s Company. Perusahaan tersebut berhasil menjadi Best of Show Motorcycle tiga tahun berturut-turut di ajang Yokohama Hot Rod Custom Show 2012-2014 berkat sentuhan customized-nya yang berkarakter serta artistik.

Bingky – Biker"s Station
Ignatius Hendra, atau biasa disapa Bingky bukan orang asing lagi di dunia custom Indonesia. Karya-karyanya selalu berbeda dengan yang lain. Ide-ide kreatif nan gilanya membuat banyak orang kagum. Dirinya tidak mencontoh gaya-gaya modifikasi dari luar negeri, melainkan keluar dari idenya sendiri. Gaya khasnya, yaitu mengolah dari bahan asli seperti tembaga, kuningan, aluminium tanpa dicat, melainkan mengangkat tekstur alaminya.

Bengkel yang digelutinya sekitar 30 tahun silam ini berawal dari garasi rumahnya di bilangan Slipi, Jakarta Barat.Seiring berjalannya waktu, bengkelnya berpindah-pindah. Saat ini Biker"s Station berada di Veteran Bintaro yang menjadi satu dengan Carburator Springs Café.

Awalnya, beliau senang memodifikasi mobil VW nya sendiri. Karena hasilnya memuaskan, banyak kerabatnya yang juga minta didandani mobilnya. Tidak terasa, lama-lama bengkel yang khusus modifikasi mobil itu kian ramai dan semakin besar.
Lalu, bisa tercetus untuk membuat bengkel khusus modifikasi motor ini awalnya dari hobinya memodifikasi Harley Davidson miliknya ke bengkel. Dari situ ia mempunyai ide agar bisa mengerjakannya sendiri di rumah. Toh, beliau sudah punya alat-alat modifikasi mobil, jadi ya bisa digunakan.

Umumnya, bengkel ini mengerjakan motor-motor Harley Davidson. Selain membangun motor, Biker"s Station juga menerima servis, perawatan, penitipan, dan customize.

Ignatius Hendra Bingky Wanadjaja. (Facebook/Bingky Biker Station)

Editor's Pick

Add a Comment