Angel Di Maria: "Saya Pergi Karena Ribut dengan Louis van Gaal"

Karirnya diselamatkan Paris Saint-Germain.

Oleh
Angel Di Maria. psg.fr

Kepergian Angel Di Maria dari Manchester United masih memberikan banyak pertanyaan. Dan ia telah memberikan pengakuan tentang keadaannya ketika bermain di raksasa Inggris tersebut.

Di Maria tertarik pindah dari Real Madrid karena melihat filosofi permainan manajer Louis van Gaal yang menarik. "Van Gaal memiliki filosofi dan itu adalah salah satu alasan kenapa saya mau pindah ke United," ucap Di Maria seperti dilansir Goal.

Ketika pindah ke United, ia ditetapkan sebagai pemain termahal The Red Devils sepanjang masa dengan biaya transfer 59,7 juta Pound sterling (setara Rp 1,2 triliun). Harga untuk menebus Di Maria tidaklah aneh karena beberapa bulan sebelum pindah, ia menjadi pemain kunci kesuksesan Madrid meraih La Decima (juara Liga Champions ke-10).

Namun apa daya. Sebagai pemain berlabel bintang, Di Maria tidak pernah mampu tampil maksimal selama bermain di Inggris. Sialnya keadaan itu muncul karena Van Gaal sendiri, orang yang ia yakini memiliki filosofi menarik.

"Sayangnya, sulit beradaptasi di bawah arahan Van Gaal. Saya beberapa kali harus beradu argumen dengannya, Awalnya indah, tapi ketika saya cedera dan bisa kembali bermain, ia mengganti posisi saya," jujur pemain asal Argentina ini.

Akhirnya Di Maria hanya mampu berkarir di Liga Premier dalam satu musim saja. Klub penyelamat karirnya datang dari Perancis yaitu Paris Saint-Germain (PSG). Ia ditebus dengan harga 44 juta Pound sterling (setara Rp 954 miliar).

"Ketika saya mendengar tawaran dari PSG, saya sempat berbicara dengan pelatih Laurent Blanc. Ia berkata kepada saya kalau akan memainkan saya di posisi yang sama ketika masih bermain di Madrid," ucapnya.

Keputusannya untuk pindah tidak salah. Dalam pertandingan debutnya melawan AS Monaco, Di Maria berhasil mencetak 1 assist walaupun masuk ke lapangan dari bangku cadangan.

Editor's Pick

Add a Comment