Overdosis Membuat Pink Jera Gunakan Narkoba

Alecia Beth Moore, atau yang lebih dikanal dengan nama panggung Pink, mengaku pada usia 15 tahun hampir overdosis setelah bertahun-tahun terjebak dengan ekstasi, shabu dan acid.

Oleh
Alecia Beth Moore, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Pink, mengaku bahwa pada usia 15 tahun hampir overdosis setelah bertahun-tahun terjebak dengan ekstasi, sabu dan acid.

Berbicara kepada Shape Magazine, penyanyi berkebangasaan Amerika Serikat itu mengatakan bahwa insiden itu membuat dirinya berhenti memakai narkoba untuk selamanya. Ia mengatakan, "Saya tidak sampai dibawa ke rumah sakit, tapi saya ingat ketika bangun dari lantai di pagi hari. Dan itulah terakhir kalinya saya menyentuh narkoba," ungkap Pink.

Kemudian Pink mengungkapkan, ia sekarang adalah seorang "wino', atau penggemar anggur. Bahkan Pink mengambil kelas online untuk belajar membuat anggur yang berbeda. "Impian saya adalah memiliki usaha wine sendiri," tandasnya.

Pink baru saja merilis single kedua "Try" dari album keenamnya yang berjudul The Truth About Love.

Sebuah kolaborasi dengan rapper senegaranya, Eminem, juga akan ditampilkan pada single "Here Comes The Weekend" di album ini. Ketika sebelumnya pernah ditanyakan bagaimana kolaborasi ini bisa terjadi, Pink bercerita ia bertanya kepada Eminem, "Apa kamu ingin menyanyikan sebuah lagu dengan saya? " Eminem kemudian hanya berkata "Tentu!". "Tidak ada tanda tangan. Selesai," lanjut Pink.

The Truth About Love juga menampilkan kolaborasi Pink dengan Lily Allen dan pentolan band fun., Nate Reuss.


Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. Mundur dari Payung Teduh, Is: “Saya Enggak Egois”
  3. Perpaduan Gairah Musik dan Skateboard di Volcom: Road to Cakrawala
  4. Yatra, Sebuah Perjalanan ke Nepal Sebelum Bencana
  5. Payung Teduh Memperkenalkan Single Terbaru, "Di Atas Meja"

Add a Comment